Sifat Beton Keras dan Beton Segar Beserta 15 Karakteristik yang Dimilikinya

Tahukah Anda, beton adalah material bangunan yang terbuat dari campuran semen, air, dan agregat dengan perbandingan yang homogen. Terdapat 2 jenis agregat yang digunakan untuk membuat beton yaitu agregat halus dan agregat kasar. Agregat halus yang dipakai di sini ialah pasir. Sedangkan agregat kasarnya berupa batu split. Pada saat bahan-bahan ini dicampurkan menjadi satu, maka terjadilah suatu reaksi kimia yang dikenal sebagai proses hidrasi. Hasilnya yaitu beton lambat laun akan terbentuk dan mengalami proses pengikatan yang diikuti dengan proses pengerasan.

Kini beton menjadi salah satu material bangunan yang paling banyak dimanfaatkan dalam pembangunan suatu infrastruktur modern. Saat ini kita dapat menemukan bangunan-bangunan yang menggunakan beton sebagai material utamanya dengan mudah sekali. Karena memang beton ini merupakan material yang penting sekali. Dari mulai jalan, jembatan, bendung, bendungan, gedung, menara, hingga pencakar langit pun sekarang banyak yang menggunakan bahan baku beton. Oleh karena itu, penting sekali bagi kita untuk mempelajari sifat-sifat dan karakteristik yang dimiliki oleh beton.

SIFAT BETON

Berdasarkan sifatnya, ragam beton dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu beton keras dan beton segar. Mari kita pelajari tentang sifat-sifat dari beton keras dan beton segar tersebut.

Beton Keras

Beton keras mempunyai sifat-sifat yang meliputi kekuatan tekan, regangan dan tegangan, rangkak dan susut, keawetan yang tinggi, reaksi terhadap temperatur, serta kekedapan terhadap air. Kekuatan tekan beton merupakan sifat beton yang paling penting karena sangat mempengaruhi kualitasnya, terutama mutu struktur yang diproduksi dari material ini. Beberapa tes yang dapat dilakukan untuk mengetahui kualitas beton keras di antaranya uji kekuatan tekan, uji kekuatan tarik belah, uji kekuatan lentur, uji lekatan antara beton dan tulangan, serta uji modulus elastisitas beton.

Beton Segar

Sifat-sifat yang dimiliki oleh beton segar ini berpengaruh besar terhadap pemilihan alat-alat yang akan digunakan untuk pengerjaan dan pemadatan beton selanjutnya. Sifat ini pula yang bakal menentukan karakteristik dari beton tersebut ketika sudah mengeras nanti.

Terdapat dua persyaratan yang wajib dipenuhi dalam pembuatan beton segar yakni :

  1. Sifat-sifat yang harus dimiliki beton yang mengeras dalam jangka waktu yang lama. Contohnya seperti kekuatan, kestabilan, dan keawetan.
  2. Sifat-sifat yang harus dimiliki oleh beton ketika dalam kondisi plastis yakni workabilitas demi mempermudah pengerjaan tanpa perlu bleeding dan segregation.

Meskipun sifat workabilitas beton segar tidak dapat dibandingkan, tetapi kontrol terhadap kualitas tetap menjadi pekerjaan yang penting sekali.

KARAKTERISTIK BETON

Di bawah ini karakteristik-karakteristik yang dimiliki oleh beton secara lengkap, antara lain :

  1. Beton mempunyai tegangan tekan yang tinggi.
  2. Sayangnya, tegangan tarik yang dimiliki oleh beton sangat rendah.
  3. Beton juga tidak bisa diterapkan pada konstruksi yang menahan momen lengkung.
  4. Jika dipaksakan memikul gaya tarik, beton akan mengalami keretakan.
  5. Kekuatan beton dipengaruhi oleh banyaknya air dan semen yang dipakai.
  6. Beton akan mencapai kekuatan penuh setelah berumur 28 hari.
  7. Beton adalah material murah yang bisa dimanfaatkan untuk menahan beban tekan.
  8. Beton memiliki tingkat kekakuan yang tinggi.
  9. Beton mempunyai daya ketahanan yang baik terhadap api.
  10. Beton tidak terlalu membutuhkan perawatan yang intensif.
  11. Seiring berjalannya waktu, volume beton akan berkurang akibat susut dan rangkak.
  12. Beton merupakan bahan bangunan yang memiliki bobot termasuk sangat berat.
  13. Struktur yang terbuat dari beton mampu bertahan hingga mencapai lebih dari 50 tahun.
  14. Pada masa perkerasan, beton rentan sekali mengalami keretakan.
  15. Tulangan baja yang ditanamkan dalam beton akan meningkatkan kekuatan tariknya.

Tinggalkan Balasan

X