fbpx
<br />
<b>Notice</b>:  Undefined index: alt in <b>/home/u1066142/public_html/wp-content/themes/puca/inc/functions-helper.php</b> on line <b>820</b><br />

Fly-ash yang merupakan sisa-sisa pembakaran batu bara telah digunakan sebagai bahan campuran pada beton. Namun akhir-akhir ini, seringkali dijumpai kenyataan di lapangan yaitu timbulnya retak-retak pada beton yang komposisinya menggunakan fly-ash dimana mutu betonnya sudah memenuhi persyaratan mutu beton rencana.

Penelitian ini meneliti bagaimana efek pemakaian fly-ash pada beton ditinjau dari segi shrinkage. Pengujiannya dilakukan pada dua mutu, yaitu mutu fc? 25 MPa dan mutu fc? 32 MPa, dengan masing ? masing mutu terdiri dari komposisi fly-ash 0%, 10%, 15%, 20%, 25%, 30%, 35%, 40%, 45%, dan 50% dari berat semen. Beton tanpa fly-ash (0%) digunakan sebagai acuan akan baik-buruknya hasil pengujian shrinkage dan strength pada masing – masing komposisi mutu.

Pemakaian fly-ash pada beton mutu fc? 25 MPa dan fc? 32 MPa mempunyai shrinkage yang lebih besar dibandingkan pada beton normal tanpa menggunakan fly-ash. Pada beton mutu fc? 25 MPa dan fc? 32 MPa, pemakaian fly-ash mempunyai pengaruh memperlemah kekuatan awal beton, namun pada umur 28 hari keatas, kekuatan beton yang didapat dapat lebih tinggi dibandingkan dengan beton tanpa menggunakan fly-ash.

Tinggalkan Balasan

X
Butuh Bantuan?