Peralatan untuk Teknik Pengecoran Terbaik

PENGADAAN ALAT BERAT

Untuk sebuah konstruksi, baik yang sederhana maupun rumit, selalu membutuhkan material utama berupa beton cor. Proses pembuatannya ialah dengan mencampur semen portland, air, agregat kasar dan halus, air, dan kadang ditambah bahan kimia untuk hasil terbaiknya.

Namun, selain material utama tersebut, untuk membuat sebuah konstruksi baik gedung-gedung, jalan maupun jembatan, petugas proyek juga akan selalu membutuhkan alat-alat berat untuk operasionalnya.

Pengadaan alat berat untuk pengecoran ini dipengaruhi dengan perkembangan teknologi yang semakin maju hingga memudahkan pelaksanaan pekerjaan industri konstruksi. Semua peralatan teknik ini diadakan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan atau lokasi proyek.

Untuk mengetahui lebih lengkap tentang pengadaan alat berat untuk pengecoran, maka dibawah ini akan dibahas tentang pemilihan peralatan, sumber peralatan, dan jenis peralatan dalam proses pengecoran.

Pemilihan Peralatan untuk Pengecoran

Sebelumnya, perlu diketahui bahwa pemilihan peralatan haruslah sesuai dengan kondisi proyek di lapangan agar pelaksanaannya bisa efektif dan efisien. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan ialah sebagai berikut:

  • Pemilihan alat menyesuaikan dengan jenis pekerjaannya. Misalkan saja, pemindahan, penempatan beton, hingga penggalian. Semua proses membutuhkan peralatan yang berbeda.
  • Harus ada syarat-syarat kerja yang dituangkan dalam kontrak, terlebih jika alat berat yang diadakan merupakan sewaan, bukan retail.
  • Melihat keadaan tanah dan lahan dimana lokasi proyek tersebut dilaksanakan karena sangat mempengaruhi kebutuhan alat berat yang ada.

Selain itu, khusus alat berat yang digunakan untuk memindahkan beton readymix atau beton precast yang ada, maka perlu mempertimbangkan beberapa hal, seperti:

  • Proses pengangkutan tidak merusak kondisi beton cor
  • Jarak antara bidang pengecoran dengan mixer
  • Mempertimbangkan cara pengecoran dan metode pencampuran
  • Mempertimbangkan jumlah pekerja untuk memindahkan beton cor agar waktu yang dibutuhkan lebih efisien.

Sumber Peralatan Proyek Pengecoran

Ada tiga alternatif untuk bisa mendapatkan alat berat untuk membantu proses pengecoran. Berikut penjabarannya:

  1. Membeli alat berat
    Perlu budget tersendiri yang cukup besar agar bisa membeli alat berat untuk pengecoran. Sebagai alternatif, jika ingin membeli alat berat, maka bisa dilakukan dengan membelinya sebagai aset perusahaan hingga bisa menghasilkan keuntungan tersendiri bagi perusahaan.
  2. Sewa-beli alat berat atau leasing
    Perusahaan leasing alat berat menyediakan jasa ini. Proses ini dilakukan jika penggunaan alat berlangsung dalam jangka waktu lama untuk penyelesaian proyek.
    Sedangkan yang dimaksud dengan sewa beli sendiri ialah pembayaran alat berat pada perusahaan leasing di akhir masa sewa beli yang pada akhirnya, alat tersebut akan menjadi milik si penyewa.
    Meskipun budget untuk biaya pemakaian bisa lebih tinggi dari membeli alat tersebut, namun keuntungannya ialah si penyewa bisa terhindar dari resiko inverstasi alat yang besar di awal proses pengerjaan konstruksi atau pengecoran.
  3. Menyewa alat berat
    Alat berat juga bisa didapat dengan menyewa, yang merupakan cara paling ekonomis dalam pelaksanaan konstruksi. Inilah yang sering dilakukan oleh perusahaan. Penyewaan ini dilakukan untuk sebuah proyek yang pelaksanaannya dalam jangka waktu yang singkat hingga perusahaan bisa terbebas dari biaya investasi yang cukup besar.

Jenis Alat Berat untuk Proses Pengecoran

Secara umum, ada dua alat berat yang sering digunakan untuk pelaksanaan pengecoran konstruksi, khususnya gedung bertingkat, diantaranya concrete pump dan tower crane. Berikut penjelasan singkatnya:

TOWER CRANE

Tower crane merupakan alat yang digunakan pada pembangunan gedung atau konstruksi tinggi atau bertingkat. Fungsinya ialah untuk mengangkat material berat yang dapat bekerja baik secara vertikal maupun horizontal.

Truk Crane untuk beton
Jenis tower crane sendiri memiliki beberapa jenis antara lain:
  1. Free standing crane
    Yaitu crane yang dapat berdiri bebas di atas pondasi yang khusus dipersiapkan untuk alat berat tersebut.
  2. Rail mounted crane
    Untuk memudahkan alat berat bergerak sepanjang rel yang telah dipersiapkan, maka digunakan rail mounted. Di rel ini, crane tidak dapat bergerak terlalu cepat untuk tetap menjaga keseimbangannya.
  3. Climbing tower crane
    Crane jenis ini dapat bergerak bersamaan dengan struktur vertikal atau struktur naik. Peletakannya dilakukan pada struktur bangunan yang disebut dengan inti bangunan atau core.
  4. Tied in crane
    Crane ini mampu berdiri pada ketinggian tidak lebih dari 100 meter yang berfungsi untuk menahan gaya horizontal.

Fungsi dari crane yang paling umum yaitu untuk mengangkut atau memindahkan beton-beton yang sudah jadi yaitu beton precast, contoh paling sederhana yaitu untuk memindahkan u-ditch dari pengankut ke media bangunan

CONCRETE PUMP

Concrete pump atau pompa beton merupakan alat yang digunakan untuk memindahkan beton ready mix dari mixer truck ke dalam frame struktur. Pompa beton ini dipakai untuk proses pengecoran yang bisa dilakukan untuk balok, kolom, maupun plat.

concrete pump untuk beton

Metode ini lebih cepat dan hasilnya lebih halus dibanding dengan menggunakan metode tradisional. Keuntungan lainnya ialah bisa menempatkan beton segar langsung dilokasi yang tidak mudah djangkau alat lain, misalnya untuk gedung bertingkat, maupun di jalanan yang sempit.

Jenis concrete pump sendiri dapat dibedakan ke dalam beberapa kategori, diantaranya berdasarkan jenis pompanya, meliputi:

  1. Piston pump, metodenya dengan menghisap beton basah dari corong penerima dan dikeluarkan melalui katup pengeluaran.
  2. Pneumatic pump, menggunakan udara yang dimampatkan untuk kemudian menghisap beton basah.
  3. Squezza-pressure pump, memakai roda penggiling untuk menghisap beton basah. Metodenya yaitu dengan memampatkannya lalu mengeluarkan beton basah tersebut lewat pipa delivery.
    Itulah ulasan singkat mengenai peralatan yang dibutuhkan untuk teknik pengecoran terbaik. Masing-masing perusahaan konstruksi memilki cara tersendiri untuk mengadakan alat terset agar pelaksanaan proyek bisa efisien baik tenaga, waktu, maupun biaya.

Tinggalkan Balasan

X