fbpx
<br />
<b>Notice</b>:  Undefined index: alt in <b>/home/u1066142/public_html/wp-content/themes/puca/inc/functions-helper.php</b> on line <b>820</b><br />

Mutu dalam beton adalah pertanda dari kualitas atau kekuatan karakteristik beton yang biasanya ditunjukan dengan satuan angka dan huruf  seperti K,FC dan lain-lainnya. Di Indonesia satuan yang sering digunakan adalah satuan K.  Mutu beton K merupakan kuat tekan karakteristik beton untuk per cmnya.

Kualitas dan mutu beton ini sendiri dibagi menjadi beberapa tingkatan yang dimulai dengan K-100 hingga K-500, menunjukan berat yaitu kilogram. Maka diartikan jika mutu beton K-100 adalah memiliki minimum kekuatan beton 100kg/cm2. Menurut SNI atau badan Standarisasi nasional Indonesia, mutu beton dibagi menjadi 3 kelas, seperti berikut ini:

Beton kelas I

Ini adalah beton yang berguna untuk pekerjaan-pekerjaan non struktural. Untuk pelaksanaanya sendiri tidak diperlukan keahlian yang khusus. Jadi pengawasan mutu hanya dibatasi pada pengawasan ringan pada mutu bahan-bahan saja, sedangkan pada kekuatan tekan tidak disyaratkan pemeriksaan. Mutu kelas I ini terdiri dari K-100, K-125, K-150, K-175 dan K-200.

Beton Kelas II

Beton kelas II adalah beton yang berfungsi untuk pekerjaan-pekerjaan struktural secara umum. Dalam pelaksanaanya membutuhkan keahlian yang cukup dan harus dilakukan di bawah pimpinan dari tenaga-tenaga ahli.Mutu kelas II ini terdiri dari K-225, K-250, dan K275.

Beton Kelas III

Ini adalah jenis beton untuk pekerjaan-pekerjaan structural yang lebih tinggi daripada K-225. Dalam pelaksanaannya sendiri membutuhkan keahlian khusus dan tentunya harus dilakukan dibawah pimpinan tenaga-tenaga ahli. Disyaratkan adanya sebuah laboratorium beton dengan peralatan yang sangat lengkap dan dilayani oleh para tenaga ahli yang bisa melakukan pengawasan mutu beton secara kontinyu. Mutu kelas III sendiri terdiri dari K-325,K-350, K-375, K-450 dan K-500

Beton Kelas 1 biasanya digunakan untuk pekerjaan non struktur seperti jalan, pondasi kolom dan lain sebagainya. Beton Kelas II merupakan beton khusus yang digunakan untuk menahan beban yang lebih berat. Terakhir beton kelas III biasanya digunakan untuk area parkir truck tronton, saluran air, dan landasan pesawat.

Tinggalkan Balasan

X
Butuh Bantuan?