fbpx
<br />
<b>Notice</b>:  Undefined index: alt in <b>/home/u1066142/public_html/wp-content/themes/puca/inc/functions-helper.php</b> on line <b>820</b><br />

Jenis Alat Berat untuk Proses Pengecoran

Secara umum, ada dua alat berat yang sering digunakan untuk pelaksanaan pengecoran konstruksi, khususnya gedung bertingkat, diantaranya concrete pump dan tower crane. Berikut penjelasan singkatnya:

TOWER CRANE

Tower crane merupakan alat yang digunakan pada pembangunan gedung atau konstruksi tinggi atau bertingkat. Fungsinya ialah untuk mengangkat material berat yang dapat bekerja baik secara vertikal maupun horizontal.

Truk Crane untuk beton
Jenis tower crane sendiri memiliki beberapa jenis antara lain:
  1. Free standing crane
    Yaitu crane yang dapat berdiri bebas di atas pondasi yang khusus dipersiapkan untuk alat berat tersebut.
  2. Rail mounted crane
    Untuk memudahkan alat berat bergerak sepanjang rel yang telah dipersiapkan, maka digunakan rail mounted. Di rel ini, crane tidak dapat bergerak terlalu cepat untuk tetap menjaga keseimbangannya.
  3. Climbing tower crane
    Crane jenis ini dapat bergerak bersamaan dengan struktur vertikal atau struktur naik. Peletakannya dilakukan pada struktur bangunan yang disebut dengan inti bangunan atau core.
  4. Tied in crane
    Crane ini mampu berdiri pada ketinggian tidak lebih dari 100 meter yang berfungsi untuk menahan gaya horizontal.

Fungsi dari crane yang paling umum yaitu untuk mengangkut atau memindahkan beton-beton yang sudah jadi yaitu beton precast, contoh paling sederhana yaitu untuk memindahkan u-ditch dari pengangkut ke media bangunan

CONCRETE PUMP

Concrete pump atau pompa beton merupakan alat yang digunakan untuk memindahkan beton ready mix dari mixer truck ke dalam frame struktur. Pompa beton ini dipakai untuk proses pengecoran yang bisa dilakukan untuk balok, kolom, maupun plat.

concrete pump untuk beton

Metode ini lebih cepat dan hasilnya lebih halus dibanding dengan menggunakan metode tradisional. Keuntungan lainnya ialah bisa menempatkan beton segar langsung di lokasi yang tidak mudah dijangkau alat lain, misalnya untuk gedung bertingkat, maupun di jalanan yang sempit.

Jenis concrete pump sendiri dapat dibedakan ke dalam beberapa kategori, diantaranya berdasarkan jenis pompanya, meliputi:

  1. Piston pump, metodenya dengan menghisap beton basah dari corong penerima dan dikeluarkan melalui katup pengeluaran.
  2. Pneumatic pump, menggunakan udara yang dimampatkan untuk kemudian menghisap beton basah.
  3. Squezza-pressure pump, memakai roda penggiling untuk menghisap beton basah. Metodenya yaitu dengan memampatkannya lalu mengeluarkan beton basah tersebut lewat pipa delivery.
    Itulah ulasan singkat mengenai peralatan yang dibutuhkan untuk teknik pengecoran terbaik. Masing-masing perusahaan konstruksi memilki cara tersendiri untuk mengadakan alat terset agar pelaksanaan proyek bisa efisien baik tenaga, waktu, maupun biaya.
X
Butuh Bantuan?