Cara pengecoran yang baik dan benar

Hai sahabat Proyekin dimanapun kalian berada, saya berharap kalian semua dalam keadaan sehat dan selalu menjalani aktifitas dengan penuh semangat. Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi bagaimana cara pengecoran beton yang baik dan benar.

Pengecoran merupakan suatu proses penuangan beton segar ke cetakan. Beton struktur yang di dalamnya telah dirangkai besi tulangan. Sebelum melakukan pekerjaan pengecoran, maka wajib dilakukan inpeksi pekerjaan terlebih dahulu. Untuk memastikan bahwa tulangan besi dan bekisting sudah dipasang sesuai dengan rencana.

Proses Pengecoran Beton secara Bertahap

Adapun pengecoran merupakan suatu cara untuk mendapatkan beton keras dengan kekuatan yang direncanakan untuk mendapatkan bangunan yang kuat dan kokoh dengan menggunakan bahan semen, pasir, kerikil/split (batu pecah) dan air.

Pengecoran pondasi untuk rumah tinggal lazimnya dibuat dengan kekuatan beton K-175 dengan campuran 1 (semen) : 4 (pasir+kerikil) atau 1 (semen) : 5 (pasir+kerikil) baik untuk pondasi dengan batu kali/batu gunung atau pondasi tapak. Pada bagian dasar pondasi harus dihamparkan terlebih dahulu pasir setinggi 5 cm untuk mencegah bercampurnya tanah dengan adukan semen. Setelah hamparan pasir diikuti dengan pekerjaan batu kosong untuk menjaga kestabilan dari pondasi. Pengecoran beton bertulang dilakukan dengan adukan semen berkekuatan lazimnya adalah fc’ 20 MPa atau 30 MPa.

Cara Dan Teknis Kerja Pengecoran Yang Baik Dan Benar :
  1. Sebelum pengecoran beton dimulai, contoh harus dibasahi dengan Air atau diolesi Pelumas di sisi dalamnya (pelumas yang tidak meninggalkan bekas).
  2. Pengecoran Beton harus dibentuk sedemikian rupa sehingga penempatan dan penanganannya gampang dilakukan tanpa adanya pemisahan butiran.
  3. Adukan beton dicor lapis demi lapis dengan ketebalan tertentu, berurutan mulai dari bawah. Agar lapisan yang gres sanggup menyatu dengan lapisan dibawahnya. Adukan beton digetar dari lapisan bawah dengan Alat Penggetar (Vibrator) biar padat.
  4. Tidak diperkenankan melaksanakan Pengecoran bila persiapan Besi Tulangan, Bagian yang Ditanam, Cetakan (Bekisting), dan Perancah belum diperiksa dan disetujui Konsultan Teknik.
  5. Dalam pengecoran Beton Bertulang, harus dijaga jangan hingga terjadi Pemisahan Butiran. Apabila bentuk Tulangan dan Dasar Cetakan (bekisting) cukup rapat, terlebih dahulu diberi Batu Tahu beton setebal 3 cm.

 


 

Cek juga informasi lainnya pada laman berikut:

https://instagram.com/proyekin/

https://proyekin.com/blog/

Terima kasih telah mengunjungi website Proyekin. Semoga informasi diatas dapat membantu dan menjadi solusi pembangunan Anda.

Leave a Comment

Your email address will not be published.