5 Cara Plitur Kayu Supaya Mengkilap & Awet!

5 Cara Plitur Kayu Supaya Mengkilap & Awet!

cara plitur kayu supaya mengkilap

Pentingnya Plitur Kayu yang Benar 

Plitur kayu yang tepat memiliki peran penting dalam memberikan kilau dan perlindungan pada kayu. Selain meningkatkan keindahan kayu dengan memberikan kilau yang menonjol pada permukaan kayu, plitur kayu juga berfungsi sebagai pelindung kayu dari kerusakan yang disebabkan oleh faktor lingkungan seperti kelembaban, sinar matahari, dan serangan hama kayu. Dengan memberikan lapisan plitur yang mengkilap, kayu akan terlihat lebih menarik dan estetis, sementara lapisan plitur juga membentuk penghalang pelindung yang mencegah air meresap ke dalam kayu, mengurangi risiko perubahan dimensi kayu, dan melindungi kayu dari noda dan goresan.

Melapisi kayu dengan plitur yang sesuai dapat meningkatkan masa pakai kayu dengan memberikan perlindungan yang efektif terhadap kerusakan fisik dan penyusutan. Plitur kayu juga dapat memperkuat struktur kayu dengan membentuk lapisan pelindung yang kuat, terutama pada kayu yang terpapar cuaca atau pada kayu struktural yang sering terkena tekanan dan beban. Selain memberikan perlindungan, plitur kayu yang tepat juga mempermudah perawatan dan pemeliharaan kayu, karena permukaan yang dilapisi plitur akan lebih mudah dibersihkan, dirawat, serta lebih tahan terhadap noda dan kotoran. Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih plitur kayu yang cocok dengan jenis kayu dan lingkungan penggunaannya, serta mengikuti petunjuk aplikasi yang direkomendasikan agar dapat memberikan kilau dan perlindungan optimal pada kayu.

Cara dan Proses Plitur Kayu Supaya Mengkilap

1. Persiapan Sebelum Pengeplaturan

Persiapan sebelum pengeplaturan sangat penting untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Berikut adalah langkah-langkah persiapan yang perlu dilakukan sebelum pengeplaturan kayu:

1. Pemeriksaan kondisi kayu dan persiapan permukaan:

  • Periksa keadaan kayu: Periksa kayu secara menyeluruh untuk mengidentifikasi kerusakan, goresan, atau retak. Pastikan kayu dalam kondisi baik sebelum melanjutkan proses pengeplaturan.
  • Bersihkan permukaan kayu: Hilangkan debu, kotoran, dan sisa-sisa lainnya dari permukaan kayu menggunakan sikat atau kain bersih. Pastikan permukaan kayu bebas dari segala jenis kontaminasi yang dapat mengganggu penyerapan plitur.
  • Perbaiki kerusakan: Jika terdapat kerusakan pada kayu seperti retak atau lubang, perbaiki terlebih dahulu sebelum pengeplaturan. Isi retakan atau lubang dengan bahan pengisi kayu yang sesuai, lalu ratakan permukaannya dan biarkan kering.

2. Pengamplasan kayu untuk menghaluskan permukaan dan memaksimalkan penyerapan plitur:

  • Gunakan kertas amplas: Gunakan kertas amplas dengan grit yang sesuai (misalnya 120 grit) untuk menghaluskan permukaan kayu. Amplas secara merata mengikuti serat kayu, dengan gerakan yang konsisten.
  • Hilangkan noda dan lapisan lama: Jika ada noda atau lapisan plitur lama yang harus dihilangkan, amplas permukaan kayu hingga lapisan tersebut terkelupas dan permukaan kayu tampak segar.
  • Bersihkan debu amplas: Setelah pengamplasan selesai, bersihkan debu amplas menggunakan sikat atau kain bersih. Pastikan permukaan kayu benar-benar bersih sebelum melanjutkan proses pengeplaturan.

Melakukan pengecekan kondisi kayu dan menyiapkan permukaannya dengan baik, termasuk melakukan pengamplasan yang tepat, akan memastikan bahwa kayu siap untuk diaplikasikan plitur. Dengan demikian, hasil akhir yang dihasilkan akan halus, tahan lama, dan mampu menyerap plitur dengan maksimal. Pengetahuan mengenai teknik pengamplasan yang tepat serta persiapan permukaan yang baik sangat penting untuk memastikan keberhasilan dalam proses aplikasi plitur pada kayu.

2. Pemilihan Jenis Pliur yang Tepat

Pemilihan jenis plitur yang tepat adalah langkah penting dalam mencapai kilau yang diinginkan pada kayu. Berikut adalah dua faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan plitur:

1. Memahami perbedaan antara plitur berbasis air dan plitur berbasis minyak:

  • Pliur berbasis air: Pliur berbasis air terbuat dari partikel-partikel pigmen yang dihamburkan dalam media air. Keuntungan plitur berbasis air antara lain cepat kering, minim mengeluarkan bau, dan lebih ramah lingkungan. Namun, plitur berbasis air cenderung memberikan kilau yang lebih rendah dan kurang tahan terhadap cuaca dan kondisi eksternal.
  • Pliur berbasis minyak: Pliur berbasis minyak menggunakan minyak sebagai media pengikatnya. Keuntungan plitur berbasis minyak adalah memberikan kilau yang lebih dalam dan tahan lama. Pliur berbasis minyak juga lebih tahan terhadap cuaca dan kondisi eksternal. Namun, plitur berbasis minyak memerlukan waktu yang lebih lama untuk kering dan mengeluarkan bau yang lebih kuat.

2. Memilih plitur dengan tingkat kilau yang diinginkan:

  1. Pliur dengan kilau rendah: Jika Anda menginginkan kilau yang lebih alami atau kayu dengan tampilan yang lebih matang, pilih plitur dengan tingkat kilau rendah. Pliur ini memberikan lapisan yang lebih transparan dan tidak menghasilkan kilau yang mencolok.
  2. Pliur dengan kilau tinggi: Jika Anda menginginkan tampilan kayu yang lebih mengkilap dan mencolok, pilih plitur dengan tingkat kilau tinggi. Pliur ini memberikan lapisan yang lebih bercahaya dan menciptakan efek kilau yang lebih kuat pada kayu.

Dalam memilih jenis plitur yang cocok, perlu mempertimbangkan preferensi dan sifat-sifat kayu yang akan diproses. Sebelum mengaplikasikan plitur, disarankan untuk membaca instruksi penggunaan yang diberikan oleh produsen dan melakukan uji coba terhadap sampel kayu untuk memastikan hasil yang diharapkan. Penting juga untuk memahami psikologi konsumen agar pesan yang disampaikan dapat menarik perhatian dan mempengaruhi mereka untuk mengambil tindakan atau melakukan pembelian.

3. Langkah-langkah Pengaplikasian Plitur

1. Persiapan alat dan bahan yang diperlukan:

  • Plitur kayu: Pilih plitur yang sesuai dengan jenis kayu dan efek yang diinginkan.
  • Kuas atau kain lembut: Siapkan kuas atau kain lembut yang bersih dan berkualitas baik untuk mengaplikasikan plitur.
  • Pengencer: Jika diperlukan, siapkan pengencer sesuai petunjuk pada kemasan plitur.
  • Pelindung dan alat kebersihan: Gunakan sarung tangan, masker, dan kacamata pelindung untuk melindungi diri. Sediakan juga lap bersih untuk membersihkan kelebihan plitur.

2. Pengeplaturan kayu dengan menggunakan kuas atau kain lembut:

  • Campur dan aduk plitur dengan baik sebelum pengaplikasian untuk memastikan konsistensi yang baik.
  • Ambil plitur yang cukup dengan kuas atau kain lembut, pastikan permukaan alat terlapisi secara merata.
  • Aplikasikan plitur pada permukaan kayu dengan gerakan searah serat kayu. Hindari mengaplikasikan plitur terlalu tebal, gunakan lapisan tipis untuk menghindari pembentukan gumpalan atau noda.
  • Pastikan seluruh permukaan kayu terlapisi dengan plitur secara merata. Perhatikan area yang sulit dijangkau seperti sudut atau rusuk kayu.

3. Teknik aplikasi plitur yang benar:

  • Kuas: Gunakan kuas dengan gerakan lembut dan mantap untuk mengaplikasikan plitur. Gerakan searah serat kayu akan membantu plitur meresap dengan baik.
  • Kain lembut: Jika menggunakan kain lembut, gosokkan plitur dengan lembut ke permukaan kayu dengan gerakan searah serat kayu. Pastikan untuk meratakan dan menyebarkan plitur secara merata.

4. Menghindari kesalahan umum dalam pengeplaturan kayu:

  • Overlapping: Hindari penumpukan atau overlapping yang berlebihan saat mengaplikasikan plitur. Hal ini dapat menyebabkan penumpukan plitur yang tidak merata dan menghasilkan noda atau gumpalan.
  • Kelebihan plitur: Hindari mengaplikasikan plitur dalam jumlah yang berlebihan. Plitur yang terlalu tebal tidak akan meresap dengan baik dan bisa mengering dengan tidak merata, meninggalkan permukaan yang lengket atau tidak rata.
  • Kurang merata: Pastikan plitur diaplikasikan dengan merata ke seluruh permukaan kayu. Periksa dengan teliti untuk memastikan tidak ada bagian yang terlewat.

Pastikan untuk selalu mengikuti instruksi penggunaan yang terdapat pada label plitur yang Anda gunakan. Sebelum melanjutkan ke tahap finishing atau menggunakan kayu yang telah dipolish, pastikan untuk memberikan waktu yang cukup agar plitur mengering dengan benar, sesuai dengan petunjuk yang tertera pada kemasan.

4. Proses Penyerapan dan Pengeringan

1. Waktu penyerapan plitur yang tepat:

  • Setelah mengaplikasikan plitur, biarkan plitur meresap ke dalam serat kayu selama beberapa waktu. Waktu penyerapan akan bervariasi tergantung pada jenis plitur yang digunakan dan kondisi lingkungan.
  • Bacalah petunjuk pada kemasan plitur untuk mengetahui estimasi waktu penyerapan yang dianjurkan. Biasanya, waktu penyerapan berkisar antara beberapa menit hingga beberapa jam.

2. Pengeringan plitur secara optimal:

  • Setelah plitur meresap ke dalam kayu, biarkan plitur mengering secara alami. Hindari paparan langsung sinar matahari atau panas yang berlebihan, karena hal ini dapat mempengaruhi kualitas pengeringan dan menyebabkan retak atau noda pada permukaan plitur.
  • Pastikan ada sirkulasi udara yang baik di sekitar kayu yang sedang mengering. Hal ini membantu mengurangi waktu pengeringan dan memastikan hasil yang optimal.

3. Menghindari sentuhan atau paparan selama proses pengeringan:

  • Jangan menyentuh atau menggosok permukaan kayu yang baru diplester, karena hal ini dapat meninggalkan bekas sidik jari atau mengganggu hasil akhir.
  • Hindari meletakkan benda berat atau memberikan tekanan pada kayu yang sedang mengering, karena hal ini dapat mengakibatkan deformasi atau penekanan yang tidak merata.
  • Jaga agar permukaan kayu yang sedang mengering tetap bersih dan terlindung dari debu, kotoran, atau benda-benda lain yang dapat menempel pada plitur yang belum kering.

Agar hasil akhir dari proses pelituran menghasilkan permukaan yang mengkilap dan tahan lama, penting untuk mengikuti instruksi pada kemasan plitur. Pastikan untuk memperhatikan waktu pengeringan yang disarankan dan mengikuti langkah-langkah yang tepat selama proses pengeringan. Dengan memahami hal ini, Anda dapat memaksimalkan kinerja plitur dan mencapai hasil akhir yang diinginkan.

5. Pemulasan (Opsional)

1. Pentingnya pemulas kayu untuk meningkatkan kilau dan perlindungan:

  • Pemulas kayu adalah lapisan pelindung tambahan yang diterapkan setelah plitur untuk meningkatkan kilau dan memberikan perlindungan ekstra terhadap faktor-faktor seperti kelembaban, sinar UV, noda, dan goresan.
  • Pemulas kayu membantu menjaga kayu tetap indah dan tahan lama dengan memberikan lapisan pelindung yang mencegah kerusakan dan memperpanjang umur kayu.

2. Langkah-langkah pemulasan yang benar:

  • Pastikan permukaan kayu yang telah diplester dengan plitur telah sepenuhnya kering sebelum memulai pemulasan. Baca petunjuk pada kemasan pemulas kayu untuk mengetahui waktu yang dianjurkan sebelum pemulasan dilakukan.
  • Persiapkan alat yang dibutuhkan, seperti kuas atau kain lembut untuk mengaplikasikan pemulas kayu.
  • Aduk pemulas kayu secara merata sebelum digunakan. Pastikan untuk mengikuti petunjuk pemulas kayu yang digunakan terkait pengenceran atau pengocokan yang diperlukan.
  • Mulailah mengaplikasikan pemulas kayu pada permukaan kayu dengan menggunakan kuas atau kain lembut. Usahakan untuk mengaplikasikan pemulas secara merata dan menjaga agar tidak ada tumpukan atau gumpalan pemulas.
  • Biarkan pemulas kayu meresap ke dalam kayu selama beberapa waktu sesuai petunjuk pada kemasan.
  • Setelah pemulas kayu meresap, gunakan kain lembut atau kain mikrofiber untuk menggosok permukaan kayu secara ringan dan meratakan pemulas yang telah diaplikasikan. Ini membantu menghilangkan kelebihan pemulas dan menciptakan hasil yang lebih halus.
  • Biarkan pemulas kayu mengering sepenuhnya sesuai petunjuk pada kemasan. Hindari sentuhan atau paparan selama proses pengeringan untuk menghindari bekas sidik jari atau noda pada permukaan.

Penting untuk mematuhi petunjuk dan saran yang diberikan oleh produsen pada kemasan pemulas kayu yang digunakan. Setiap merek atau jenis pemulas kayu mungkin memiliki waktu pengeringan dan instruksi yang berbeda-beda.

Cara Perawatan dan Pemeliharaan Kayu Rutin untuk Menjaga Kilau Kayu yang Optimal

Cara Perawatan dan Pemeliharaan Kayu rutin untuk menjaga kilau kayu yang optimal:

  1. Pembersihan Rutin:

  • Bersihkan permukaan kayu secara teratur dengan menggunakan sapu lembut atau kain lembut untuk menghilangkan debu, kotoran, dan serpihan.
  • Gunakan pembersih kayu yang direkomendasikan oleh produsen atau air sabun lembut untuk membersihkan noda atau kotoran yang membandel. Hindari penggunaan pembersih keras atau bahan abrasif yang dapat merusak permukaan kayu.

Setelah membersihkan kayu, lap permukaan kayu dengan kain lembut atau lap mikrofiber untuk mengeringkannya.

2. Perlindungan Terhadap Paparan Lingkungan:

  • Lindungi kayu dari paparan langsung sinar matahari yang berlebihan. Gunakan tirai, penutup jendela, atau pelindung UV pada jendela untuk mengurangi dampak sinar UV pada kayu.
  • Jaga kayu tetap kering dengan menghindari paparan air berlebihan. Hindari tumpahan air atau jangan biarkan air menggenangi permukaan kayu dalam waktu yang lama.
  • Hindari perubahan suhu yang ekstrem yang dapat menyebabkan perubahan dimensi pada kayu.

3. Pengaplikasian Ulang Plitur dan Pemulas:

  • Saat kilau kayu mulai memudar atau permukaan kayu tampak kurang terlindungi, lakukan pengaplikasian ulang plitur dan pemulas kayu sesuai petunjuk dan rekomendasi produsen.
  • Sebelum mengaplikasikan plitur atau pemulas kayu baru, pastikan permukaan kayu bersih dan kering. Lakukan pengamplasan ringan jika diperlukan untuk menghilangkan noda atau lapisan yang rusak.
  • Terapkan plitur atau pemulas kayu dengan menggunakan kuas atau kain lembut, dan ikuti petunjuk penggunaan yang diberikan oleh produsen.

4. Perhatikan Kerusakan atau Deformasi:

  • Periksa secara rutin kayu untuk mendeteksi kerusakan seperti retak, pergeseran, atau deformasi. Segera perbaiki atau ganti bagian kayu yang rusak untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

5. Hindari Pemakaian Kasar:

  • Hindari menggosok atau menggesek permukaan kayu dengan benda tajam atau kasar yang dapat menyebabkan goresan atau kerusakan pada lapisan plitur.

6. Hindari Pemakaian Bahan Kimia Berbahaya:

  • Hindari penggunaan bahan kimia berbahaya atau pembersih yang tidak sesuai dengan kayu. Pastikan untuk menggunakan bahan perawatan yang aman dan direkomendasikan untuk jenis kayu yang digunakan.

Dengan melakukan perawatan dan pemeliharaan secara rutin seperti yang telah disarankan, Anda dapat mempertahankan kilau kayu yang optimal dan melindungi kayu dari kerusakan. Sangatlah penting untuk mengikuti instruksi dari produsen dan memeriksa kondisi kayu secara berkala untuk menjaga perawatan yang tepat.

Cara Perbaikan Jika Plitur Mengalami Kerusakan

Jika plitur mengalami kerusakan, seperti retak, terkelupas, atau tergores, Anda dapat melakukan beberapa langkah untuk memperbaikinya. Berikut adalah cara memperbaiki plitur yang rusak:

1. Persiapan Permukaan:

  • Bersihkan permukaan kayu dari debu, kotoran, atau sisa-sisa plitur yang rusak. Gunakan sikat lembut atau kain lembut untuk membersihkannya.
  • Jika diperlukan, gunakan pengamplasan ringan untuk menghilangkan plitur yang rusak atau terkelupas. Pastikan permukaan kayu rata dan halus sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya.

2. Penghilangan Plitur yang Rusak:

  • Gunakan kain lembut yang dibasahi dengan penghilang plitur atau bahan pengikis kayu untuk menghilangkan plitur yang rusak atau terkelupas.
  • Gosok permukaan kayu dengan lembut menggunakan gerakan melingkar sampai plitur yang rusak terangkat dan permukaan kayu kembali bersih.

3. Pengaplikasian Plitur Baru:

  • Pilih plitur yang sesuai dengan jenis kayu dan warna yang ingin Anda gunakan untuk memperbaiki area yang rusak.
  • Gunakan kuas atau kain lembut untuk mengaplikasikan plitur baru pada area yang rusak. Pastikan plitur teraplikasi secara merata dan sesuai dengan warna yang diinginkan.
  • Biarkan plitur mengering sepenuhnya sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan plitur.

4. Finishing dan Pelapisan (Opsional):

  • Setelah plitur kering, Anda dapat melanjutkan dengan mengaplikasikan lapisan pelindung seperti lapisan vernis atau clear coat. Hal ini akan memberikan perlindungan tambahan pada permukaan kayu dan memperkuat plitur yang telah diperbaiki.
  • Pastikan permukaan kayu bersih sebelum melanjutkan ke proses pelapisan. Gunakan kuas atau aplikator yang tepat untuk mengaplikasikan lapisan pelindung dengan merata.

Harap diingat bahwa hasil dari perbaikan plitur kayu dapat bervariasi tergantung pada jenis dan kondisi kayu yang digunakan. Selain itu, penting untuk memilih produk plitur yang tepat dan berkualitas sesuai dengan kebutuhan Anda. Jika Anda merasa ragu atau membutuhkan bantuan lebih lanjut, disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli atau profesional yang berpengalaman dalam perbaikan plitur kayu.

Mochammad Hasan Rifai

Hi! I'm Hasan. I am highly passionate about learning and working in Digital Marketing (SEO & Ads), Content & Copywriting Strategies, and Web Development (UI/UX & Front-End) fields. I am experienced as a leader in the organization to solve problems, developing good communication and relationships, building mapping, roadmaps, or targets for teams or organizations to achieve goals, and managing good teamwork in the organization environment. A curious, creative, & insightful person who is always open to learning new things, challenges, and existing skills.

See all author post

177 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are makes.