3 Jenis Pondasi Dalam

Jenis pondasi dalam biasanya digunakan pada permukaan tanah yang tidak terlalu kokoh dengan kedalaman pondasi lebih dari 3 meter.

Pondasi dalam biasa digunakan pada bangunan yang ukurannya cukup lebar dengan jarak antar tiang bangunan sekitar 6 meter.

Inilah jenis jenis pondasi rumah dalam yang biasa digunakan:

1. Pondasi Rumah Tiang Pancang

Pondasi tiang pancang sistemnya hampir sama seperti pondasi bore pile, hanya saja jenis pondasi ini terbuat dari beton jadi yang langsung ditancapkan ke dalam tanah.

Biasanya, pondasi tiang pancang digunakan pada tanah yang kondisinya lembek, tanah berrawa, dan tanah yang memiliki kandungan air tinggi.

Bahan yang biasa digunakan untuk jenis pondasi rumah ini di antaranya kayu besi, kayu ulin, baja, serta beton bertulang.

2. Pondasi Piers

Pondasi Piers dibuat dengan cara memasang struktur pondasinya ke dalam galian tanah.

Keuntungan dari jenis pondasi ini ada pada biayanya yang jauh lebih murah dibandingkan memasang jenis pondasi terusan.

Bentuk pondasi Piers biasanya terbuat dari beton pre-cast dalam bentuk persegi panjang atau berbentuk bulat dalam berbagai ukuran dan bentuk sesuai kebutuhan.

3. Pondasi Caissons

Jenis pondasi rumah yang terakhir ini sering juga disebut sebagai pondasi bor pile.

Biasanya pondasi Caissons dibangun di kedalaman permukaan tanah yang dibutuhkan dengan melalui pengeboran atau pengerukan tanah.

Setelah itu, biasanya pondasi beton bertulang dicor melalui lobang galian yang sudah dibor.

Sistem pengeboran sendiri bisa dilakukan dengan cara manual ataupun pengeboran dengan sistem hidrolik.

Tinggalkan Balasan

X